Skandal — Jilbab

Skandal ini disebut "JilbabGate" oleh media lokal. Para korban, yang kebanyakan adalah ibu rumah tangga, kehilangan hak berangkat haji. Ironisnya, mereka mempromosikan jilbab tersebut sebagai produk yang membawa berkah.

"Skandal jilbab" tidak akan pernah selesai jika diskursus publik hanya berfokus pada penghakiman moral atau kepentingan politik elektoral. Solusi dari kompleksitas ini adalah mengembalikan hak suara dan agensi sepenuhnya kepada perempuan. skandal jilbab

: Di Indonesia, penggunaan jilbab sempat mengalami restriksi di sekolah negeri oleh pemerintah Orde Baru karena alasan keseragaman dan stabilitas politik. Pada masa ini, mengenakan jilbab dianggap sebagai bentuk perlawanan atau simbol kesalehan yang murni. Skandal ini disebut "JilbabGate" oleh media lokal